JAKARTA (Garudanews.id) – Jelang debat kedua calon presiden dan calon wakil presiden yang akan digelar Kamis (17/1) hari ini, pihak kepolisian memperketat pengamanan. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengimbau agar pendukung dua pasangan calon datang dalam debat dapat mengikuti prosedur dan ketentuan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Ia mengatakan jika KPU hanya mengizinkan 100 pendukung untuk masing-masing paslon. Sementara pendukung yang diprediksi datang lebih dari kuota yang diizinkan masuk. Menyetujui, akan banyak yang menunggu di luar gedung.
“Kita imbau ke temen-temen pendukung untuk bisa menyelamatkan diri dan meminta ketertiban. Jangan melajukan kegiatan atau membawa barang yang dikeluarkan undang-undang, seperti Sajam (senjata tajam) dan lain-lain, merusak fasum (fasilitas umum), ”ujar Argo di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (16/1).
“Kita berharap sama-sama memelihara kota Jakarta yang kita cintai,” lanjutnya.
Menurutnya, mengamankan ketertiban dan keamanan selama debat berlangsung tidak hanya untuk debat berjalan lancar. Namun agar tercipta proses demokrasi yang baik di Indonesia.
“Kita harap ada dukungan lain yang datang ke Bidakara. Kita harap ada reservasi. Agar kegiatan itu aman dan lancar. Karena Jakarta adalah ibu kota negara, negara asing akan melihat proses demokrasi kita. Akan mempengaruhi ke investor, ”jelas Argo.
Debat Pilpres akan diadakan pada Kamis (17/1/2019) pukul 20.00 WIB di Hotel Bidakara Grand Pancoran, Jakarta Selatan. Debat pertama mengusung tema HAM, pemberantasan korupsi dan terorisme.(Ntm/Red)

Post a Comment