KABUPATEN BEKASI (Lumennews.id) – Lembaga Aspirasi Masyarakat Indonesia (LAMI) mendukung langkah KPK yang ‘rajin’ melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) sejumlah Kepala Daerah yang melakukan tindak pidana korupsi.
Sekjen DPP LAMI, Ozet Hamid Noer, mengaku sangat menyesalkan terjadinya OTT kepada Bupati Cianjur Irvan Rivano Muchtar pada hari Rabu (12/12).
“Kita sangat menyesalkan karena banyak Kepala Daerah yang terjerat OTT KPK. Kita mendukung KPK untuk mengusut tuntas kasus tersebut,” ungkapnya.
Seperti diketahui, tim penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melancarkan operasi tangkap tangan (OTT). Kali ini yang terjaring adalah Bupati Cianjur, Jawa Barat, Irvan Rivano Muchtar yang diusung Partai Golkar. Dia merupakan kepala daerah ke-38 yang terciduk KPK sejak 2012.
Dalam OTT, Rabu (12/12) pagi, selain Irvano, KPK juga mengamankan Kepala Dinas Pendidikan Cianjur Cecep Sobandi dan empat orang lainnya.
Mereka diduga terlibat dalam transaksi suap terkait anggaran dana alokasi khusus (DAK) sektor pendidikan Kabupaten Cianjur. KPK menyita uang Rp1,5 miliar diduga sebagai alat suap.
“KPK menduga uang tersebut dikumpulkan dari kepala sekolah untuk kemudian disetor kepada Bupati,” kata Wakil Ketua KPK, Laode M Syarief. (red)

Post a Comment