JAKARTA (Garudanews.id) – Dua kandidat calon presiden dan wakil presiden yang akan bertarung pada Pilpres 2019 mendatang dinilainya masing-masing memiliki keunggulan program kerjanya.
Dimana, Joko Widodo (Jokowi) yang merupakan calon dari incumbent memiliki keunggulan dalam hal infrastruktur. Berbagai geliat pembangunan infrastruktur yang tengah digalakkan oleh pemerintahan saat ini setidaknya dapat menjadi reverensi masyarakat untuk mempertimbangkan pilihan terbaiknya pada Pemilu mendatng.
Namun demikian, ditengah geliat pembangunan infrastruktur yang saat ini dilakukan oleh Pemerintahan Jokowi masih ada persoalan ekonomi yang harus menjadi perhatian serius.
“Seperti daya beli masyarakat yang mulai menurun. Bahkan ada yang menyebutkan hutang luar negeri yang kian menumpuk. Dan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat yang saat ini fluktuasinya kian tidak menentu. Itu semua harus dapat dipecahkan oleh pemerintah Jokowi,” ujar Ketua Umum Lembaga Aspirasi Masyarakat (LAMI), Jonly Nahampun kepada garudanews.id Senin (18/11).
Selanjutnya, kata Jonly, Capres Prabowo Subianto mengusung program ekonomi kerakyatan. Kemudian soal ketahanan pangan nasional juga menjadi perhatian Capres nomor urut 02 tersebut.
“Tidak kalah penting isu yang berkembang adanya tenaga kerja asing yang membanjiri negara kita juga menjadi sorotan pak Prabowo. Terlepas dari mana sumber datanya. Tapi hal ini harus menjadi catatan bagi masyarakat,” ungkap Jonly.
Akan tetapi program yang tengah diusulkan oleh Prabowo masih hanya sebatas usulan. Meski baru diperjuangangkan melalui fraksi partai Gerindra. Belum berbentuk kebijakan pemerintah.
Jonly menyebutkan, dengan segala pengalaman dan program kerja Prabowo juga bisa menjadi pertimbangan masyarakat untuk mewujudkan Indonesia agar lebih baik.
“Itu semua berpulang kepada masyarakat yang menilai. Siapakah kedua calon kandidat Presiden tersebut yang dinilai bisa merubah negeri ini ke arah yang lebih baik,” sambung Jonly.
Kendati demikian, ditengah menghangatnya isu politik jelang Pilpres, pihaknya meminta agar semua komponen masyarakat dapat ikut mendinginkan suasana.
“Karena kami melihat kedua capres itu merupakan putra terbaik bangsa. Jangan adudomba satu dengan yang lainnya,” imbau Jonly.
Siapapun yang menang pada Pilpres mendatang, dia menyarankan agar kedua calon tersebut dapat mensinergikan program kerjanya.
“Sehingga masyarakat tidak lagi disuguhkan dengan dagelan politik yang membingungkan,” pungkasnya. (Mam)

Post a Comment